Popular Post

Posted by : Nubi_Sec







Tentunya, Anda sering mendengar istilah Virus Malware. Namun sebenarnya Virus adalah salah satu jenis Malware. Malware merupakan singkatan dari frasa Malicious dan Software. Malware adalah perangkat lunak yang dirancang khusus untuk bekerja secara tersembunyi dengan tujuan merusak perangkat, mencuri data, dan menyebabkan kekacauan. Malware biasanya dibuat oleh sekelompok peretas yang ingin mencari uang dari dengan menyebarkannya atau menjual kepada pembeli dengan harga tertinggi.

    Tetapi, Malware juga seringnya dibuat untuk menguji keamanan sebuah sistem atau bahkan sebagai senjata perang antar negara. Tanpa mempedulikan bagaimana dan mengapa Malware bisa diciptakan, Malware adalah berita buruk jika Anda menemukannya pada perangkat atau PC Anda. Anda tetap harus mencari tahu cara menghilangkan Malware dari perangkat Anda.

    Apa saja jenis Malware? Bagaimana cara kerjanya?

    Anda mungkin awam dengan istilah Virus, Trojan, Worm, dan Spyware. Istilah tersebut adalah sebagian tipe Malware yang pernah ditemukan. Berikut ini adalah beberapa jenis Malware berdasarkan cara kerjanya.

    • Virus

      Sama dengan penamaan pada bidang biologi, virus Malware melekatkan diri pada FIle dan menginfeksi File lainnya. Mereka dapat menyebar tanpa terkendali, merusak fungsi inti sistem, kemudian menghapus atau setidaknya merusak file sehingga Anda tidak dapat membuka atau menggunakannya lagi. Virus biasanya berformat file (.exe).

    • Trojan

      Jenis Malware ini sering menyamar sebagai perangkat lunak yang sah atau biasanya bersembunyi di balik perangkat lunak sah yang telah dirusak. Trojan akan bertindak secara diam-diam tanpa sepengetahuan Anda dan membuat semacam pintu belakang pada sistem keamanan agar Malware jenis lain dapat masuk.

    • Adware

      Meski tak selalu berbahaya, Adware tetap dapat merusak sistem keamanan Anda dengan menayangkan iklan tanpa henti kemudian memberikan jalan Malware lain untuk masuk.

    • Spyware

      Spy memiliki arti memata-matai, Spyware adalah Malware yang dirancang untuk memata-matai Anda. Ia bersembunyi di latar belakang dan mencatat apa yang Anda lakukan saat sedang online, termasuk menyimpan kata sandi, nomor kartu kredit, kebiasaan berselancar, dan banyak lagi.

    • Worms

      Worms menginfeksi seluruh jaringan perangkat Anda baik secara lokal maupun internet menggunakan antarmuka jaringan. Worms menggunakan sistem yang terinfeksi untuk menginfeksi perangkat lain.

    • Ransomware

      Berbeda dengan lainnya, Ransomware akan mengunci PC dan fIle Anda. Ransomware kemudian mengancam untuk menghapus semuanya kecuali Anda bersedia membayar uang tebusan.

    • Botnet

      Botnet adalah jaringan komputer terinfeksi yang sengaja dibuat untuk bekerja sama menyerang Anda bersama Malware lain.

    • Rootkit

      Rootkit adalah sebuah program yang bersembunyi pada sistem Root dan mengontrol sistem sebagai administrator, tentunya tanpa persetujuan Anda.

    Biasanya, Malware yang menginfeksi perangkat dewasa ini merupakan gabungan dari beberapa jenis. Sebagai contoh, WannaCry Malware yang merupakan gabungan dari Worm dan Ransomware. Beberapa Malware mungkin memiliki bentuk serta serangan yang berbeda dengan lainnya.

    Malware pada Android

    Komputer bukan satu-satunya perangkat yang dapat disusupi Malware. Sejatinya, semua perangkat yang dapat terhubung ke internet, berisiko diserang Malware. Meski Anda tidak menyadarinya, namun serangan Malware pada perangkat Android adalah hal yang nyata. Beberapa contoh peluang masuknya Malware adalah melalui situs web Phising, aplikasi palsu, toko aplikasi yang tidak resmi dan pengembang perangkat lunak yang tidak terpercaya. Sama seperti komputer, Malware pada Android juga memiliki berbagai jenis dan menyebabkan kerusakan yang sama.

    Ciri serangan Malware

    Ada beberapa ciri bahwa perangkat Anda sedang terinfeksi Malware, yaitu:

    • Adware biasanya membombardir korban dengan iklan. Adanya perubahan tampilan pada perangkat Anda seperti muncul iklan secara tiba-tiba dan terdapat pop-up tanpa perintah Anda meski Anda tidak sedang berselancar di internet.
    • Perangkat Anda menjadi lebih lambat saat dioperasikan.
    • Penyimpanan ruang yang tiba-tiba penuh.
    • Browser Anda terus dialihkan. Memang, tidak semua pengalihan situs berbahaya. Namun jika Anda ingin membuka suatu situs tetapi dialihkan ke halaman web yang lain, maka Anda sedang diserang Malware. Contohnya, Trojan Banking biasanya mengalihkan browser Anda ke situs penipuan yang mirip dengan halaman web bank asli. Dalam hal ini, Anda perlu mengecek URL halaman situs.
    • Unggahan misterius pada media sosial Anda. Malware yang berfokus pada media sosial biasanya menyebar dengan membuat unggahan palsu. Unggahan yang mereka kirim mayoritas bertopik click-bait.
    • Sistem peralatan yang nonaktif tanpa sepengetahuan Anda. Apabila Anda tiba-tiba menemukan suatu alat pada sistem operasi yang tidak aktif tanpa perintah Anda, kemungkinan ini adalah pengaruh dari Malware. Ini merupakan salah satu bentuk pertahanan diri Malware.
    • Muncul iklan yang menampilkan konten tidak pantas dengan lampu berkedip. Biasanya berupa konten yang Anda coba sembunyikan sebelumnya.
    • Beberapa data tidak dapat dibaca atau digunakan.
    • Terdapat banyak file yang disalin secara otomatis tanpa sepengetahuan Anda.
    • Anda mendapat ancaman tebusan.

    Cara melindungi perangkat dari Malware

    Saat berbicara mengenai Malware, mencegah lebih baik daripada mengobati. Sebelum Anda mempelajari cara menghapus Malware, sebaiknya ketahui terlebih dahulu hal-hal yang dapat menjadi pintu masuk Malware ke perangkat Anda. Di bawah ini adalah beberapa tindakan yang dapat meminimalisir masuknya Malware.

    • Hindari tautan (link) dan email yang mencurigakan

      Saat Anda menerima tautan atau email yang tidak Anda ketahui atau mencurigakan, jangan buka atau klik email tersebut dan sebaiknya pindahkan ke Spam. Biasanya, email mencurigakan berisi Phising yang memaksa Anda untuk mengunduh Malware.

    • Hindari situs yang mencurigakan

      Para pembuat Malware sering memalsukan situs web populer. Maka periksalah situs web termasuk URL, fitur situs web dan lain-lain saat Anda menjelajah internet. Jangan memasukkan data sensitif seperti alamat email dan kata sandi (password).

    • Tinjau perangkat lunak yang ingin Anda unduh

      Sebelum mengunduh dan memasang perangkat lunak apa pun, baca terlebih dahulu ulasan pengguna untuk memastikan keabsahannya.

    • Gunakan kata sandi yang unik

      Banyak sekali orang menggunakan kata sandi yang mudah ditebak atau kata sandi yang sama untuk semua akun. Ini merupakan tindakan yang sangat berisiko. Sangat penting untuk menggunakan kata sandi yang unik dan berbeda untuk setiap akun yang Anda miliki. Setidaknya, aktifkan autentikasi dua lapis untuk meningkatkan keamanan akun.

    • Pastikan semua pembaruan keamanan telah dipasang

      Install pembaruan keamanan sesegera mungkin untuk melindungi perangkat Anda dan risiko keamanan lainnya. Aktifkan pembaruan perangkat lunak secara otomatis bila memungkinkan.

    • Pasang perangkat lunak anti virus atau anti Malware

      Salah satu pertahanan yang sangat komprehensif terhadap serangan Malware adalah dengan memasang anti virus atau anti Malware. Pastikan perangkat lunak anti virus yang Anda gunakan memiliki reputasi yang baik.

    • Tingkatkan keamanan lalu lintas online

      Untuk menambah lapisan keamanan, gunakan VPN untuk menyembunyikan informasi pribadi Anda. VPN tidak sekedar sebagai alat privasi, enkripsi yang tersedia juga menutup banyak celah yang biasa digunakan peretas untuk memasang Malware. Hal ini akan mengurangi risiko masuknya Malware ke perangkat Anda.

    • Backup file Anda

      Memiliki cadangan file adalah salah satu pencegahan untuk mengalami kerugian ketika terserang Malware. Pada sebagian besar kasus, satu-satunya cara menghilangkan Malware adalah dengan Factory Reset.

    Cara mengatasi Malware

    Setiap jenis Malware memiliki cara yang berbeda untuk menginfeksi dan merusak perangkat Anda. Cara dan metode penghapusan yang dimiliki pun berbeda satu sama lain. Cara paling mudah untuk mengatasi Malware yang paling umum seperti Virus, Trojan dan Worms adalah dengan melakukan pemindaian menggunakan antivirus yang telah diperbarui. Kemudian pilih langkah pembersihan untuk menghapus Malware yang menginfeksi.

    Salah satu ciri adanya Malware adalah berubahnya beranda peramban web Anda. Untuk memperbaiki perangkat, menghilangkan iklan, dan mencegah penjelajahan yang tidak diinginkan, perbaiki peramban Anda. Periksa pengaturan peramban Anda, hapus semua cookies, riwayat pencarian, kata sandi dan data lainnya. Reset semua pengaturan menjadi default untuk mengembalikan ke pengaturan awal. Setelah menjamin perangkat Anda bersih dari Malware, selalu pastikan Anda memiliki sistem keamanan real-time yang berjalan dan diperbarui.

    Terkadang, infeksi Malware tetap muncul bahkan setelah Anda melakukan langkah ini. Apabila perangkat Anda masih terinfeksi, maka satu-satunya cara untuk memperbaiki adalah dengan menghapus keseluruhan data pada Hard Drive dan memasang ulang sistem operasi. Tetapi, ada baiknya berkonsultasi dengan teknisi ahli sebelum memutuskan langkah terakhir dan memastikan langkah yang Anda ambil benar.

    Kesimpulan

    Malware adalah ancaman bagi perangkat apa pun yang dapat terhubung ke internet. Peretas pun semakin kreatif mengembangkan cara untuk menginfeksi sistem perangkat. Menajamkan mata, terus mewaspadai aktivitas online, dan mengetahui tanda-tanda serangan Malware adalah cara terbaik untuk melindungi perangkat dari serangan Malware. Telah ada banyak cara yang dapat mencegah masuknya Malware. Bertindak cepat untuk memulihkan perangkat yang terinfeksi merupakan hal yang penting untuk melindungi seluruh data yang Anda miliki baik dalam Hard Drive atau pun secara online.

    Leave a Reply

    Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

    - Copyright © Nubi_sec - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Nubisec -